Barat bukanlah melulu letak geografis. Ada beberapa elemen yang terkait ketika istilah Barat dicetuskan. Bukanlah juga Barat itu Kristen. Meski yang terakhir tadi adalah salah satu elemennya. Bahkan konon, Kristen sendiri pun cenderung terbaratkan.

Sedikit banyak tentang Barat yang kembang kempis itu, dibedah dalam peluncuran buku. Ustadz Adian Husaini, sang penulis Wajah Peradaban Barat, mengawali acara dengan perkenalan renyah. Apalagi kalau bukan ihwal rasa syukur bisa memenuhi kerinduannya, untuk kembali menginjakkan kaki di bekas almamater sendiri.

“Saya dari kedokteran hewan. Jadi dulu itu belajar binatang-binatang, ya sekarang masih ada hubungannya juga. (Menyoroti) soal perilaku-perilaku yang kebinatang-binatangan.” Begitu selorohnya dalam suara yang masih pelan; kalah keras oleh gelak hadirin yang sudah memenuhi ruangan.

Sayang, sebuah kuis berhadiah buku (yang belakangan meraih penghargaan dalam Islamic Book Fair) itu, gagal dijawab oleh banyak peserta. Pertanyaan dari beliau: “Tahun berapa Muhammad Al-Fatih menaklukan Konstantinopel?”


Leave a Comment